Seorang Pemuda Biker membawa Motor Kesayangannya ke sebuah bengkel untuk diperbaiki. Pemuda itu meninggalkan motornya agar dapat diperbaiki dengan leluasa dan mengatakan akan pulang dulu karena rumahnya dekat.

Di perjalanan pulang si Pemuda mampir di sebuah Mini mart dan berbelanja beberapa keranjang buah dan sebotol sirup. Lalu dia berjalan lagi dan mampir di sebuah toko daging untuk membeli seekor bebek dan seekor ayam. Sesaat dia tertekun dan berpikir bagaimana cara membawa belanjaan yang begitu banyak.

Tak lama kemudian datanglah seorang wanita setengah baya dan bertanya kepada si Pemuda : “Nak, bisakah tunjukkan arah ke Kompleks Perumahan Evergreen Blok A/10 ?”. Si Pemuda menjawab : “Sebenarnya saya juga tinggal di dekat situ, seandainya saya tidak membawa belanjaan begini banyaknya, saya akan antarkan Anda.”

Sang Wanita berkata : “Bukankah Anda bisa meletakkan keranjangnya di lengan Anda dan botol sirup dimasukkan ke dalamnya, lalu tangan kiri Anda menggenggam bebek serta tangan kanan memegang ayam ?”

Si Pemuda berpikir sejenak, lalu berkata : “baiklah, akan kulakukan begitu dan mari kita jalan sekarang. Saya akan antar Anda.”

Di tengah perjalanan, si Pemuda berhenti di depan sebuah gang, dan berkata kepada Sang Wanita : “Bagaimana kalau kita ambil jalan pintas melalui gang ini, supaya kita bisa sampai lebih cepat ?” Sang Wanita segera menjawab : “Nak, saya ini seorang janda dan tinggal seorang diri, bagaimana kalau nanti lewat gang sepi ini nanti Anda mendorong saya ke tembok, mencengkeram lengan saya dan memperkosa saya ?”

Si Pemuda terperanjat dan berkata dengan keras : “Bagaimana mungkin sambil membawa belanjaan begini banyak di tangan saya, dapat mendorong Anda ke tembok, mencengkeram lengan Anda dan memperkosa Anda ?”

Sang Wanitapun menjawab sambil tersipu-sipu : “Anda kan dapat meletakkan dulu keranjangnya di bawah, menaruh bebek yang Anda pegang diatas keranjang. Dan saya akan memegangkan ayamnya untuk Anda ?”